PENGARUH PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP BELANJA DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR
Keywords:
Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Jumlah Penduduk, Belanja Daerah, Desentralisasi FiskalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur periode 2019-2023. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang dianalisis berupa data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Populasi mencakup seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur dengan sampel sebanyak 33 kabupaten/kota selama lima tahun pengamatan sehingga menghasilkan total 165 observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS Statistic versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pajak daerah, retribusi daerah, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah. Secara parsial, pajak daerah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, sedangkan retribusi daerah berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Sementara itu, jumlah penduduk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,929 menunjukkan bahwa 92,9% variasi belanja daerah dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut.
Kata Kunci: Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Jumlah Penduduk, Belanja Daerah, Desentralisasi Fiskal
Abstract
This study aims to analyze the effects of local taxes, local user charges, and population size on regional expenditure in regencies and municipalities across East Java Province during the 2019–2023 period. This study employs a quantitative approach with an associative research design. The data analyzed are secondary data obtained from the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK) and the Central Statistics Agency (BPS) of East Java Province. The population comprises all regencies and municipalities in East Java Province, with a sample of 33 regencies and municipalities observed over five years, resulting in a total of 165 observations. The sampling technique employed is purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS Statistics version 27. The results indicate that, simultaneously, local taxes, local user charges, and population size have a significant effect on regional expenditure. Partially, local taxes have a positive and significant effect on regional expenditure, while local user charges have a negative but insignificant effect. Meanwhile, population size has a positive and significant effect on regional expenditure. The coefficient of determination (R²) of 0.929 indicates that 92.9% of the variation in regional expenditure can be explained by the three independent variables.
Keywords: Local Taxes, Local User Charges, Population Size, Regional Expenditure, Fiscal Decentralization
References
Ambya. (2023). Ekonomi Keuangan Daerah. Bandar Lampung: AURA CV. Anugrah Utama Raharja.
Dahliah. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Jumlah Penduduk dan Dana Alokasi Umum Terhadap Belanja Daerah Kota Makassar. Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah, 5(2), 2760.
Fauziah, C. A., Wulandari, H. K., & Kharisma, A. S. (2023). Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Belanja Daerah. Journal of Law Education and Business, 1(2), 525.
Febriani, V., & Mildawati, T. (2021). Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Belanja Daerah Kota Surabaya. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 10(1), 16.
Intan, R. (2018). Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012-2016. Skripsi.
Matos, L. A. P. de. (2018). Essay on Fiscal Federalism. National Tax Journal, 144.
Mooy, P. C. A., & Rahayu, Y. (2020). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Jumlah Penduduk Terhadap Belanja Daerah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 8(11), 1.
Murohah, S. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil Dan Jumlah Penduduk Terhadap Belanja Daerah (Study kasus di Provinsi Jawa Tengah Periode 2015 sampai 2017). Skripsi.
Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. New York: Harcourt Brace Jovanovich.
Sembiring, Y. F. B., dkk. (2022). Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Belanja Daerah di Kabupaten/Kota Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan, 5(1), 40-47.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.




